Trending

Pagar DPRD Kalsel Roboh Diterobos Mahasiswa

Aksi Mahasiswa saat menaiki pagar DPRD Kalsel. Kamis (22/10/2026)


BANJARMASIN. TerangKalimantan.com – Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) di depan Gedung DPRD Kalsel, Rumah Banjar, berujung ricuh pada Kamis (22/10/2026) sore. 

Massa merobohkan pagar depan gedung setelah permintaan agar seluruh peserta aksi diperbolehkan masuk untuk menyampaikan aspirasi ditolak.

Ketegangan mulai terjadi sekitar pukul 16.40 WITA, setelah Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK tiba di lokasi bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Kapolresta Banjarmasin.

Mahasiswa meminta seluruh peserta aksi diizinkan masuk ke gedung dewan. Namun, Supian HK menyatakan hanya perwakilan demonstran yang diperbolehkan masuk.

"Boleh masuk, tapi perwakilan saja," ujar Supian HK di hadapan massa.

Keputusan tersebut memicu kekecewaan mahasiswa. Massa kemudian meneriakkan yel-yel "Revolusi!" dan sejumlah peserta memanjat pagar hingga terjadi aksi saling dorong dengan petugas keamanan.

Pagar bagian depan Rumah Banjar akhirnya roboh setelah diterobos massa. Aparat kepolisian bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kemudian membentuk barikade untuk mencegah massa masuk lebih jauh ke area gedung DPRD Kalsel.

Di tengah situasi tersebut, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan bersama Kapolresta Banjarmasin turun langsung menemui demonstran. 

Kapolda mengimbau mahasiswa menahan diri agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung damai.

Sebelum menemui Aliansi BEM se-Kalsel, Supian HK juga sempat menerima kelompok massa dari Rakyat Kalsel Melawan. Kelompok tersebut menyampaikan aspirasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), serta antrean panjang di sejumlah SPBU di Kalsel.


(TK - Jo)

Lebih baru Lebih lama