Trending

Pansus II DPRD Kalsel Perkuat Kualitas Rekomendasi LKPj 2025

TERANGKALIMANTAN.COM,DIY – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (dprd) melalui Panitia Khusus (Pansus) II menaruh perhatian serius pada peningkatan kualitas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, khususnya dalam aspek ekonomi dan keuangan agar lebih adaptif dan berdampak nyata.

Upaya tersebut dilakukan melalui pendalaman materi yang menitikberatkan pada efektivitas sistem pelaporan, sehingga dokumen LKPj tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi benar-benar mampu mencerminkan capaian kinerja pemerintah daerah secara objektif.

Dipimpin Wakil Ketua Pansus II, H. Suripno Sumas, S.H., M.H. rombongan melakukan kunjungan komparasi ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai bagian dari upaya memperluas referensi dan membangun standar pelaporan yang lebih berkualitas.

“Kunjungan ini pada intinya kami ingin menyamakan persepsi dalam hal pelaporan pertanggungjawaban. Selama ini prosesnya cenderung berulang, sehingga kami ingin mempelajari bagaimana penyusunan LKPj di daerah lain agar laporan yang dihasilkan lebih berbobot, fungsional, dan mampu menjadi alat pengawasan yang efektif,” jelasnya.

Menurutnya, pembaruan dalam sistem pelaporan menjadi hal penting agar rekomendasi yang dihasilkan tidak berhenti pada dokumen, melainkan dapat ditindaklanjuti dan menjadi tolok ukur dalam mengevaluasi program pembangunan di tahun berikutnya.

Pendekatan ini juga diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan DPRD terhadap kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam sektor ekonomi dan keuangan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

Kunjungan tersebut diterima oleh Kabag Persidangan Setwan DIY, Tri Suyutiyanto yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan DIY sebagai tujuan komparasi, sekaligus menilai forum diskusi yang berlangsung memberikan manfaat timbal balik bagi kedua pihak.

“Terima kasih atas kepercayaan menjadikan DIY sebagai tujuan komparasi. Kami juga merasa mendapatkan banyak pembelajaran dari diskusi ini, karena terjadi pertukaran informasi yang sangat konstruktif dan membuka wawasan baru,” ungkapnya.

(TK - Jo)

Lebih baru Lebih lama