Trending

Satu Tahun Pahala dalam Enam Hari

 

(Foto : Ilustrasi Orang sednag melakukan puasa)

TERANGKALIMANTAN.COM,Banjarmasin - Bulan Syawal bukan sekadar momen untuk bersilaturahmi dan menyantap hidangan khas lebaran. Bagi umat Muslim, bulan ini juga menjadi ladang pahala melalui Puasa Sunah Syawal. Tak main-main, keutamaannya disebut setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Hal ini bersandar pada hadis riwayat Muslim yang menyebutkan:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعُهُ بِسِتٍّ مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun (HR Muslim).

(Foto :  Ustadz H. Mohammad Mubarok)

Banyak yang bertanya, apakah enam hari tersebut harus dilakukan secara maraton? Ustadz Muhammad Mubarok menjelaskan bahwa meski utamanya dilakukan berturut-turut mulai tanggal 2 Syawal, puasa ini tetap sah dan boleh dilakukan kapan saja selama masih di bulan Syawal. Jadi, bagi Anda yang masih sibuk open house, jangan khawatir - Anda bisa mencicilnya secara terpisah.

Ingat !! Kapan Batas Akhirnya?

Mengingat adanya perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 H di tahun 2026, Anda perlu memperhatikan batas waktu pelaksanaannya agar tidak terlewat.

Versi Pemerintah: Dimulai Sabtu, 21 Maret 2026. Batas akhir puasa Syawal jatuh pada Sabtu, 18 April 2026.

Versi Muhammadiyah: Dimulai Jumat, 20 Maret 2026. Batas akhir puasa Syawal jatuh pada Jumat, 17 April 2026.

Niat Puasa Syawal

Bagi Anda yang ingin memulainya esok hari, berikut adalah bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى

(Nawaitu shauma ghadin 'an adai sittatin min syawwal lillahi ta'ala)

Artinya: "Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta'ala."

Sudahkah Anda menyusun jadwal puasa Syawal tahun ini? Mumpung masih ada waktu hingga pertengahan April, yuk sempatkan mendulang pahala setahun dalam waktu singkat.

(TK - Jo/Sumber lain)

Lebih baru Lebih lama