(Foto Istimewa)
TERANGKALIMANTAN.COM, Batola – Tim SAR Gabungan terus berpacu dengan waktu dalam misi pencarian seorang warga yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Desa Tinggiran Baru (Handil Anang), Kecamatan Mekar Sari, Kabupaten Barito Kuala. Memasuki hari kedua (H2) pada Rabu (24/12/2025), operasi difokuskan pada penyisiran area hilir sungai.
Insiden bermula pada Selasa (23/12/2025) malam, saat saksi mata melaporkan adanya dugaan orang tenggelam pada pukul 19.47 WITA. Merespons laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin langsung mengerahkan personil menuju titik koordinat 3∘17'08.2"S−114∘31'02.9"E.
Dimulai dengan briefing pada pukul 07.00 WITA, tim menyusun strategi taktis untuk menghadapi kondisi lapangan. Fokus utama hari ini meliputi:
Penyisiran Hilir: Melakukan penyisiran permukaan air sejauh 1 kilometer ke arah hilir dari titik nol kejadian.
Penggunaan unit Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air, serta kesiagaan tiga set peralatan selam jika ditemukan tanda-tanda posisi korban.
Pencarian dikerahkan melibatkan TNI AL, Polairud, BPBD, hingga relawan Water Rescue dan masyarakat setempat.
"Kami berupaya maksimal dengan mengoptimalkan seluruh alutista yang ada. Fokus kami adalah efektivitas waktu agar korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi," tegas I Putu Sudayana, Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin.
Meski cuaca dilaporkan berawan, karakteristik arus sungai menjadi tantangan tersendiri bagi Tim SAR Gabungan. Petugas mengimbau warga di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan benda atau tanda-tanda keberadaan korban.
Hingga berita ini diturunkan, operasi masih berlangsung intensif. Jika ditemukan, korban akan langsung dievakuasi menuju rumah duka sesuai dengan prosedur standar penanganan SAR.
(TK - An)
